Tawaf adalah kegiatan mengelilingi kakbah tujuh kali putaran dengan arah berlawanan jarum jam. Tawaf dimulai dari Hajar Aswad atau garis yang sejajar dengan Hajar Aswad. Tawaf merupakan suatu ibadah yang harus dilakukan dalam serangkaian haji dan umrah agar ibadah yang dilakukan menjadi sempurna. Tawaf memiliki beberapa keutamaan di antaranya adalah

  1. Dapat merasakan suasana di Baitullah seperti di Arsy, karena seseorang yang berada di Baitullah merupakan tamu Allah.
  2. Melakukan tawaf wada’ akan membuat kita diampuni dosa-dosa yang telah lewat dan pahalanya sama dengan memerdekakan budak.
  3. Sholat 2 rakaat di akhir tawaf pahalanya sama dengan memerdekakan budak dari Bani Ismail.
  4. Pada saat kita melaksanakan tawaf dan berbicara akan dinilai sebuah kebaikan dan malaikat akan berdo’a sama dengan do’a tawaf sehingga kita akan diangkat 10 tingkat kebaikan.
  5. Pada saat berhadapan dengan Hajar Aswad sama dengan berhadapan dengan Allah.
  6. Bila kita dapat melaksanakan tawaf sunah 50 kali maka diampuni semua dosa kita seperti bayi yang baru lahir.

Adapun tatacara dalam pelaksanaan tawaf adalah sebagai berikut ini :

  1. Setelah memasuki Masjidil Haram, kita berwudlu terlebih dahulu dan menuju ke sudut hajar Aswad.
  2. Tawaf dimulai dari Hajar Aswad dengan mencium atau mengusapnya, namun jika tidak mampu cukup memberi isyarat dengan tangan, lalu berjalan Mengelilingi ka’bah tujuh kali. Putaran ke 1, 2 dan 3 berjalan cepat, dan putaran ke 4, 5, 6 dan ke 7 berjalan biasa.
  3. Setelah sampai di rukun Yamani, bila mampu maka kita dapat mengusapnya, namun bila tidak mampu cukup memberi isyarat dengan tangan.
  4. Setelah selesai 7 putaran, maka diakhiri dengan sholat sunah 2 rakaat di belakang Maqam Ibrahim. (Diolah dari berbagai sumber)