Miqat adalah batas dimulainya ibadah haji. Apabila melintasi miqat, para jemaah harus mulai melafalkan niat untuk melaksanakan ibadah haji atau umrah dan memakai kain ihram.

Ada lima titik miqat di berbagai lokasi dari Kota Suci Makkah. Setiap jemaah haji dan umrah dilarang untuk menyeberang sebelum mereka berihram. Namun bagi orang yang masuk bukan untuk berhaji atau umrah maka tidak perlu melakukan ihram. Sedangkan bagi orang yang tinggal di dalam daerah antara Miqat dan Tanah Haram maka dapat melakukan ihram dari rumah atau sebelum memasuki area Tanah Haram.

Miqat terbagi menjadi dua yaitu batas waktu disebut miqat zamani dan batas tempat yang disebut miqat makani.

  1. Miqat zamani

Merupakan batas yang  ditentukan oleh waktu. Bagi jemaah haji, miqat zamani dimulai pada bulan Syawal hingga terbitnya matahari fajar tanggal 10 Dzulhijah. Sedangkan bagi jemaah umrah, waktunya dapat dimulai sepanjang tahun hijriyah dan waktu-waktu yang telah ditentukan dimana  ibadah umrah dapat dilaksanakan.

  1. Miqat Makani adalah tempat perbatasan dimana jamaah haji dan umrah mulai memakai pakaian ihram. Di tempat ini mulai melafadzkan niat untuk menunaikan ibadah haji maupun umrah.  Miqat Makani Terdiri atas 6 (enam) tempat, sesuai dengan arah asal ataupun jurusan dari mana jamaah haji dan umrah datang.  Masing-masing penjelasannya adalah sebagai berikut:
  • Masjid Dzul Hulaifah

Sekarang dikenal dengan nama masjid Bir ‘Ali. Masjid ini merupakan miqat bagi para jemaah yang datang dari penjuru Madinah, miqat yang jaraknya paling jauh. Jarak antara Masjid ini dengan Masjid Nabawi sekitar 12 km dan dari Masjidil Haram sekitar 450 km.

  • Al Juhfah

Al Juhfah merupakan miqat bagi penduduk Syam dan penduduk Maghrib (dari barat jazirah). Lokasinya terletak di Arab Saudi bagian utara. Sehingga tempat ini dijadikan sebagai miqat bagi para jemaah haji dan umroh yang datang dari arah Arab Saudi bagian utara serta negara-negara Afrika Utara dan Barat, maupun penduduk dari negeri Syam seperti Libanon, Jordania, Syiria, dan Palestina). Jaraknya dengan Mekkah sekitar 183 km.

  • Yulamlam

Yulamlam merupakan sebuah pegunungan yang terletak di sebelah selatan kota Mekah. Miqat ini digunakan leh para jemaah haji dan umrah yang berasal dari arah Yaman, India, maupun negara-negara dari Asia Tenggara seperti Malaysia dan Indonesia. Jarak Yulamlam dan Mekkah sekitar 92 km.

  • Qarnul Manazil

Qarnul Manazil sekarang dikenal dengan nama As Sailul Kabiir, sebuah gunung yang terletak di sebelah timur kota Mekkah. Tempat ini merupakan miqat bagi para jemaah yang datang dari Najed. Jarak Qarnulmanazil dengan kota Mekah sekira 75 km.

  • Dzatu ’Irqin

Dzatu ‘Irqin ini sekarang dikenal dengan nama Adh Dhoribah, miqat ini terletak di sebelah timur Mekkah, sehingga miqat ini dijadikan miqat para penduduk Irak dan penduduk Masyriq. Jaraknya dengan Mekah sekitar 94 km. (Diolah dari berbagai sumber)