Umroh Semarang – Salah satu sikap yang harus selalu diperhatikan dalam kehidupan sehari-hari adalah husnuzan. Husnuzan merupakan salah satu akhlak terpuji yang diajarkan dalam agama Islam, di mana kita harus senantiasa berbaik sangka dan berpikiran baik kepada setiap hal, termasuk diri sendiri, orang lain dan Allah Swt.

Anjuran untuk selalu berprasangka baik juga disebutkan dalam Al-Qur’an surah Al-Hujurat ayat 12.

“Wahai orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa…”

Dengan selalu berbaik sangka kepada Allah Swt, kita juga akan mendapatkan banyak sekali manfaatnya. Berikut pentingnya berbaik sangka kepada Allah Swt.

1. Termasuk ibadah

Islam merupakan agama yang mempermudah umatnya untuk mendapatkan pahala dari Allah Swt. Berbaik sangka kepada Allah Swt juga dinilai sebagai ibadah yang tentunya akan mendapatkan pahala.

Sebagaimana sabda Rasulullah saw, bahwa, “Sesungguhnya berprasangka baik pada Allah adalah termasuk sebaik-baiknya ibadah.” (HR Abu Daud).

2. Memperbaiki amal

Selain bernilai ibadah, berbaik sangka kepada Allah Swt juga mendorong seseorang untuk terus memperbaiki amal ibadahnya. Hal ini berkaitan dengan rasa percaya kita kepada Allah, bahwa Ia akan selalu menolong dan memberikan yang terbaik kepada hamba-Nya, oleh karenanya kita akan selalu memohon doa dan ampun kepada Allah.

Hasan Al-Bashri ra mengatakan bahwa, “Sesungguhnya seorang mukmin ketika berbaik sangka kepada Tuhannya, maka ia akan memperbaiki amalnya. Sementara orang buruk, dia berprasangka buruk kepada Tuhannya, sehingga ia melakukan amal keburukan.” (HR Ahmad).

3. Dijaukan dari rasa takut

Sebagai seorang manusia, memiliki rasa takut adalah hal yang banyak dialami oleh semua orang. Namun, ketika kita berprasangka baik kepada Allah Swt, maka secara tak langsung kita akan selalu memohon keselamatan agar terhindar dari ketakutan. Hal ini karena Allah selalu memberikan segala sesuatu yang diharapkan dari hamba-Nya.

4. Merasa dekat dengan Allah

Berprasangka baik kepada Allah Swt juga akan mendekatkan diri kita kepada Allah.

Rasulullah saw bersabda, “Allah Swt berfirman, ‘Sesungguhnya Aku berdasarkan pada prasangka hamba-Ku kepada-Ku. Aku akan selalu bersamanya jika ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku dalam hatinya, maka Aku akan mengingatnya dalam diri-Ku. Jika ia berzikir mengingat-Ku dalam suatu jemaah, maka Aku akan sebut-sebut dia dalam jemaah yang lebih baik dari mereka. Jika ia mendekati-Ku sejengkal, maka Aku akan mendekatinya sehasta. Jika ia mendekati-Ku sehasta, maka Aku akan mendekatinya sedepa. Apabila ia mendekati-Ku dengan berjalan, maka Aku akan mendekatinya dengan jalan cepat.” (HR. Al-Bukhari).

5. Terhindarkan dari hal-hal buruk di akhirat

Berprasangka baik erat kaitannya dengan harapan-harapan yang selalu tumbuh kepada Allah Swt. Seorang Muslim akan selalu mengharapkan rahmat dari Allah Swt.

Dari Fadhalah bin Abid, dari Rasulullah, ia bersabda, “Ada tiga golongan manusia yang tidak akan ditanya di hari kiamat yaitu, manusia yang mencabut selendang Allah. Sesungguhnya selendang Allah adalah kesombongan dan kainnya adalah al-Izzah (keperkasaan), manusia yang meragukan perintah Allah, dan manusia yang putus harapan dari rahmat Allah.” (HR Ahmad, Thabrani dan Al-Bazaar).

[Sumber]

Segera booking seat Anda ke Tanah Suci sekarang, karena seat/quota cepat penuh terisi.
📱Whatsaap : 081228155300

Hubungi Kami :
🔸Semarang ▫ Jl. Setiabudi No. 91 Srondol, Banyumanik, Kota Semarang, Telp. 024-76405900 / 0816650805
▫ Jl. Majapahit No. 75 saka square blok 12 a-b, Telp. 0816650805 🔸Pati ▫ Jl. Raya Pati-Tayu Km.1 Telp 0295 38070 / 085290033398 🔸Kendal ▫ Jl. Sunan Abinama Km. 0,5 Patebon, Kendal Telp 081229999300 🔸Wonosobo
▫ Kasiran Rt 03 Rw 08 Mlipak Wonosobo 56312 Telp. 0286 – 323868 / 082 2428 29361